Baru-baru ini saya mengunjungi tim lokal kami di Vietnam. Di permukaan, semuanya tampak berjalan stabil—proses terus berjalan dan laporan rutin datang setiap minggu. Namun setelah menyelami lebih dalam, saya menyadari banyak masalah sebenarnya sudah lama tersimpan diam-diam, hanya saja tidak pernah dihadapi secara terbuka.
Sebenarnya ada banyak orang yang bisa berbahasa Mandarin di Vietnam.
Dalam beberapa tahun terakhir, modal Tiongkok dan Taiwan mengalir deras ke Vietnam. Kemampuan berbahasa Mandarin menjadi nilai tambah yang sangat kompetitif, baik untuk mencari kerja maupun berbisnis, sehingga tidak sulit menemukan talenta berbahasa Mandarin di Vietnam.
Namun mendirikan perusahaan dan membangun tim di Vietnam, bagi saya tetap menjadi tantangan besar.