Sembilan Tahun Menjadi Ekspatriat di Thailand | Wawasan Langsung tentang Kehidupan Thailand
Pengembangan Pasar Internasional
Saya Liang, dengan pengalaman lebih dari sepuluh tahun dalam pengembangan bisnis internasional.
Setelah delapan tahun bekerja dan menetap di Thailand, saya telah memperluas jangkauan dari pasar Thailand ke Asia Tenggara dan lebih jauh lagi — membagikan wawasan praktis tentang operasional lintas batas dan pengembangan pasar.
Memasuki Vietnam: Kesan Pertama tentang Pasar yang Menjanjikan namun Penuh Tantangan
Vietnam adalah pasar yang penuh potensi, tetapi juga memiliki tantangan tersendiri. Saat pertama kali saya mulai mempersiapkan langkah untuk memasuki Vietnam, saya segera menyadari bahwa banyak peraturannya jauh lebih ketat dibandingkan dengan di Thailand. Baca selengkapnya
Baru-baru ini saya mengunjungi tim lokal kami di Vietnam. Di permukaan, semuanya tampak berjalan stabil—proses terus berjalan dan laporan rutin datang setiap minggu. Namun setelah menyelami lebih dalam, saya menyadari banyak masalah sebenarnya sudah lama tersimpan diam-diam, hanya saja tidak pernah dihadapi secara terbuka.
Selain Thailand, saya yakin negara-negara Asia Tenggara sebenarnya sedang berjalan di jalur yang sama: perjalanan dari negara berkembang menuju negara maju.
Dan yang paling layak diperhatikan adalah pasar Indonesia.
Sebenarnya ada banyak orang yang bisa berbahasa Mandarin di Vietnam.
Dalam beberapa tahun terakhir, modal Tiongkok dan Taiwan mengalir deras ke Vietnam. Kemampuan berbahasa Mandarin menjadi nilai tambah yang sangat kompetitif, baik untuk mencari kerja maupun berbisnis, sehingga tidak sulit menemukan talenta berbahasa Mandarin di Vietnam.
Namun mendirikan perusahaan dan membangun tim di Vietnam, bagi saya tetap menjadi tantangan besar.
Baru-baru ini kami mulai bekerja sama dengan perusahaan Indonesia, yang membuat saya kembali merasakan budaya bisnis negara ini, sekaligus konservatif dan pragmatis; sekaligus ramah tamah dan sangat pandai bernegosiasi.
Berikut adalah pengamatan nyata saya saat berbisnis di garis depan Indonesia.